Keluarga Besar PTUN Banjarmasin berbelasungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya M. Irfan Ali

Innalillahi wainna Ilaihi rajiun

 

Segenap Keluarga Besar Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin dengan ini mengucapkan berbelasungkawa dan turut berduka cita yang sedalam - dalamnya atas meninggalnya :

 

Muhammad Irfan Ali Bin H. Muhammad Hatta Ali

 

Putra Sulung Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali, SH., MH. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik disisi-Nya. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Aamiin...

___________________________________________________________________________________________

 

Jakarta -Humas: Innalillahi wainna Ilaihi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah Muhammad Irfan Ali, putra sulung Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH. Irfan meninggal dunia karena kecelakaan pada Rabu, 19 Juni 2019 di Namibia Afrika.

 

Suasana duka memenuhi kediaman Prof. Hatta Ali, tamu silih berganti datang berbela sungkawa atas kepergian Irfan. Di antara tamu yang datang, terlihat Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, ibu Susi Pujiastuti. “Saya merasakan apa yang Ibu rasakan, yang sabar ya Bu, ini adalah takdir,” ucap Ibu Susi sambil memeluk erat Ibu Hatta Ali yang tidak berhenti meneteskan air mata. Sebagaimana diketahui, Ibu Susi juga telah kehilangan putranya pada tahun 2016 lalu. “Saya bisa merasakan kesedihan Ibu,” kata ibu Susi sambil mengusap air mata Ibu Hatta.

 

Muhammad Irfan Ali adalah putra pertama Prof. Hatta Ali. Irfan lahir di Jakarta 11 November 1978. Saat ini Irfan masih menjabat sebagai salah satu komisaris di PT. Telkomsel. Irfan meninggalkan seorang istri dan 3 orang anak. 

 

Segenap keluarga besar Mahkamah Agung turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya M. Irfan Ali, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya di surga. Dan semoga kelurga besar yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. (azh/RS)

 

 

Berita ini dikutip dari Situs resmi Mahkamah Agung Republik Indonesia