UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KORPRI ke-47 TAHUN 2018

Menindaklanjuti surat edaran Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor: 1434/SEK/KS.00/11/2018 tanggal 26 November 2018, tentang Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI ke-47 Tahun 2018 maka pada hari Kamis, Tanggal 29 November 2018 pukul 08.00 WITA diadakan upacara bendera di halaman kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin.

 

Bertindak sebagai Pembina Upacara Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin, Bapak Sumartanto, S.H., M.H.. dengan Pemimpin Upacara Bapak H. Abdul Wahab, SH.

 

Rangkaian upacara antara lain pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, pembacaan naskah Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan juga pembacaan Panca Prasetya Korpri yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, sambutan Tertulis Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI yang berisi antara lain:

- Peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Harus menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia.

- Pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desadesa,dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri harus bisa menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.

- Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian. Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila.

- Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokratisasi. Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

- Sebagai sebuah korps profesi, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusianya agar menjadi aparatur yang profesional. Selain itu, Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan.

 

Upacara berlangsung khidmat diikuti oleh para Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional serta seluruh Pegawai serta para Honorer Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin, upacara ditutup dengan pembacaan Doa oleh petugas. (mb)