Berita Terkini & Pengumuman
PEMBINAAN DIRJEND BADIMILTUN BULAN JULI 2025
Banjarmasin, 15 Juli 2025
Sebagai bentuk konsistensi dalam menjaga kualitas kinerja dan integritas para aparatur peradilan, Direktorat Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara (Badilmiltun) Mahkamah Agung RI secara rutin melaksanakan pembinaan bulanan kepada seluruh satuan kerja di bawah naungan Badilmiltun. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Jenderal Badilmiltun, dan menjadi sarana strategis dalam menyampaikan arah kebijakan, penguatan nilai-nilai profesionalisme, serta pembentukan karakter aparatur yang berintegritas.
Dalam pembinaan edisi bulan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin melalui daring, Jenderal Badilmiltun Marsekal Muda TNI DR. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H., dalam pembukaannya menekankan kembali pentingnya manajemen waktu dalam setiap lini tugas dan tanggung jawab. Beliau menyampaikan bahwa pengelolaan waktu yang baik merupakan fondasi utama dalam menciptakan produktivitas dan efisiensi kerja, sekaligus mencerminkan kedisiplinan serta komitmen terhadap tugas negara.

Selanjutnya, Dirjen Badilmiltun juga menyampaikan informasi penting terkait hasil Tim Promosi dan Mutasi Hakim yang sedang dilaksanakan. Dalam penjelasannya, beliau menegaskan bahwa seluruh keputusan yang dihasilkan oleh tim tidak didasarkan pada pertimbangan subjektif atau rasa, melainkan murni berdasarkan data objektif dari hasil profiling para hakim. Hal ini untuk memberikan keyakinan kepada seluruh aparatur bahwa sistem yang dijalankan adalah sistem meritokrasi yang adil dan transparan, serta didasarkan pada penilaian kinerja dan kompetensi. Profiling ini juga menjadi dasar untuk menjadi keputusan promosi dan mutasi di Kepaniteraan.
Tak hanya menyoroti aspek profesionalitas, Dirjen Badilmiltun juga mengingatkan pentingnya etos kerja yang bersumber dari keharmonisan keluarga. Menurut beliau, keberhasilan satuan kerja dalam menjalankan tugas dan fungsi peradilan tidak terlepas dari kondisi keluarga yang harmonis dan bahagia. Oleh karena itu, beliau membagikan enam kiat membangun kehidupan keluarga yang tentram, yaitu:
- Menjalin komunikasi yang sehat dengan pasangan;
- Memberikan penghargaan kepada pasangan;
- Selalu menunjukkan kebaikan dalam keseharian;
- Saling pengertian dan memahami kondisi masing-masing;
- Membangun budaya romantis dalam rumah tangga;
- Meluangkan waktu untuk bersenang-senang bersama keluarga.
Dengan menerapkan kiat-kiat tersebut, diharapkan setiap aparatur peradilan memiliki kehidupan pribadi yang tentram, saling mengasihi, dan mampu menciptakan lingkungan rumah tangga yang menyenangkan. Direktur Jenderal Badilmiltun menegaskan bahwa keharmonisan keluarga adalah salah satu pilar penting yang menopang keberhasilan satuan kerja, karena dari sanalah energi positif dan semangat kerja berasal.

Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh aparatur peradilan di lingkungan Direktorat Jenderal Badilmiltun dapat terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, dan menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesional demi mewujudkan peradilan yang agung.
