Sejarah Pengadilan

SEJARAH PENGADILAN TATA USAHA NEGARA BANJARMASIN

 

Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin di Banjarmasin dibentuk dengan surat keputusan Presiden RI nomor : 41 tahun 1992 tertanggal 3 agustus 1992 bersama Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak dan Manado. Srana fisik (gedung kantor) Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin yang dibangun berdasarkan DIPA Tahun Anggaran 1991/1992 terletak dijalan poros menuju Palangka Raya yang beralamat di Jalan Brigjend H.Hasan Basri No.32 Banjarmasin diresmikan oleh Bapak Mentri Kehakiman RI ( Bapak Ismail Saleh, SH) pada tanggal 7 desember 1992 dan secara resmi ditempati/beroprasi pada tanggal 1 maret 1993. Pada waktu itu wilayah hukum Tata Usaha Negara Banjarmasin meliputi tiga Provinsi yaiti Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

 

Berdasarkan surat keputusan presiden RI nomor : 22 tahun 1994 tentang pembentukan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung, Samarinda dan Denpasar. terbentuk Pengadilan Tata Usaha Negara Samarinda yang sebelumnya masuk dalam wilayah hukum Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin dan sesuai dengan surat keputusan Presiden RI nomor : 2 tahun 1997 tertanggal 29 januari 1997 telah diresmikan Pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya. Dengan demikian Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin sekarang ini wilayah hukumnya meliputi daerah tingkat I dan daerah tinggak II di Provinsi Kalimantan Selatan saja.

 

Nama-nama Yang Pernah Menjabat Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin Sebagai Berikut :

 

  1. BAPAK SARTI RUSAD, SH. dari tanggal 13 februari 1993 s/d 1994.
  2. BAPAK MUH MUNIER IHSANPURO,SH. dari tanggal 2 april 1994 s/d 24 september 1997.
  3. BAPAK AGUS DJUNAEDI ISKANDAR, SH. dari tanggal 25 september 1997.
  4. BAPAK EVERHARD BOGOR, SH. Dari tanggal 23 agustus1995 s/d 31 oktober 2000
  5. BAPAK IMAM PURWOKO SAMAVEL, SH.
  6. BAPAK BOY MIWARDI,SH dari tanggal 3 februari 2003 s/d 19 januari 2005.
  7. BAPAK H. DJALI HAMID, SH dari tanggal 1 april 2004 s/d 17 juli 2006.
  8. BAPAK H. SYAMSIR ALAM, SH.MH. dari tanggal 21 maret 2007 s/d 16 februari 2009.
  9. BAPAK SIMON PANGONDIAN SINAGA, SH. Dari tanggal 23 maret 2009 s/d 16 februari 2010
  10. BAPAK MOH. HUSEIN ROZARIUS, SH.MH. dari tanggal 17 februari 2010 s/d 29 agustus 2012
  11. BAPAK AK. SETIYONO,SH.MH.

 

 

PROFIL DAERAH KALIMANTAN SELATAN

 

Provinsi Kalimantan Selatan secara geografis terletak diantara 114 19 “33” BT – 116 “33” 28 BT dan 121 “49” LS I 10 “14” LS dengan luas wilayah 38.744.23 km2 atau hanya 6,98% dari luas pulau kalimantan. Provinsi Kalimantan Selatan berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah di sebelah barat, sebelah timur dengan selat Makassar sebelah selatan dengan laut jawa dan di sebelah utara dengan Provinsi Kalimantan Timur.

 

Luas provinsi Kalimantan Selatan 37.530.52 kmatau 3.753.052 ha sampai dengan tahun 2004. Membawahi kabupaten/kota sebanyak  11 kabupaten/kota dengan rincian, 11 kabupaten 2 kota, 151 kecamatan, 142 kelurahan dan 1,842 desa.

 

Dari segi topografi wilayah provinsi Kalimantan Selatan terdiri dari 4 (empat) bagian yaitu, dataran aluvial, daratan rawa, perbukitan dan pegunungan, jenis tanah yang dominan adalah podsolik merah kuning dan alivial 412.

 

Daerah aliran sungai yang terdapat do privinsi Kalimantan Selatan adalah Barito, Tabanio, Kintap, Satui, Kusan, Batulicin, Pulau Laut, Pilau Sebuku, Cantung, Sampanahan, Manunggal dan Cengal, serta memiliki catchment area sebanyak 10 lokasi yaitu : Binuang, Tapin, Telaga Langsat, Mangkuang, Haruyan Dayak, Intangan, Kahakan, Jaro Batulicin dan Riam Kanan.

 

Kalimantan Selatan memiliki kekayaan alam intan, biji besi, batu alam, batu bara, dimana hasil tambang batu bara merupakan salah satu penyokong perekonomian provinsi ini. Selain itu sumberdaya alam yang dimiliki adalah  perkebunan karet, kelapa sawit, peternakan kerbau rawa di hulu sungai utara dan hasil rotan yang dibuat lampit (karpet lampit).