header_v9.png

MOTTO PTUN Banjarmasin : MANTAP (Mandiri, Adil, Netral, Transparan, Akuntabel, Profesional) - PTUN Banjarmasin Siap Memberikan Pelayanan Yang Berkeadilan Kepada Masyarakat

Berita Terkini & Pengumuman

Written by PTUN Banjarmasin on .

Written by PTUN Banjarmasin on . Hits: 339

APEL SORE 18 JULI 2025


Banjarmasin, 18 Juli 2025

Perpisahan bukanlah luka, melainkan tanda bahwa sebuah kisah pernah hadir dan memberi makna. Setiap perjumpaan adalah anugerah, dan setiap perpisahan adalah kesempatan untuk merangkai harapan baru, memperluas langkah, dan mempertemukan kembali kenangan di tempat yang berbeda. Perpisahan bukanlah akhir, melainkan jeda dari sebuah pertemuan yang lebih indah. Dalam untaian kata yang penuh makna, John Donne Penyair metafisik asal Inggris pernah menulis dalam baitnya yang berjudul "A Valediction: Forbidding Mourning":

“Our two souls therefore, which are one,
Though I must go, endure not yet
A breach, but an expansion,
Like gold to airy thinness beat.”

“If they be two, they are two so
As stiff twin compasses are two;
Thy soul, the fixed foot, makes no show
To move, but doth, if the other do.”

Suasana inilah yang tergambar dalam apel sore yang berlangsung dengan penuh haru dan kekhidmatan. Seluruh aparatur pengadilan mengikuti apel dengan khidmat, menyimak setiap amanat yang disampaikan oleh pembina apel. Dalam amanatnya, Yang Mulia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kebersamaan, kerja sama, dan dukungan dari seluruh rekan kerja selama bertugas di satuan kerja ini. Beliau juga memohon doa restu agar dapat mengemban amanah di tempat yang baru dengan sebaik-baiknya. Apel sore yang dipimpin oleh Ibu Aslamia, S.H., yang sekaligus merupakan apel terakhir beliau di satuan kerja Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin sebelum berpindah tugas ke satuan kerja yang baru.

2 11zon

Beliau juga menyampaikan pesan agar seluruh pegawai tetap menjaga semangat kerja, soliditas tim, serta terus meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur peradilan. Tidak lupa juga dalam amanatnya Pembina Apel menghimbau agar seluruh Hakim dan Pegawai selalu mentaati Perma No. 7 Tahun 2016 Tentang penegakan disiplin kerja Hakim pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya, Perma no. 8 Tahun 2016 Tentang Pengawasan dan Pembinaan atasan langsung di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya, serta Perma no. 9 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penanganan Pengaduan (whistleblowing system) di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya. Pembina apel mengapresiasi kinerja Hakim dan Pegawai dalam satu minggu ini dan berharap minggu depan kinerja tersebut dapat ditingkatkan. Terakhir Pembina Apel mengingatkan untuk selalu 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun) dan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin) dalam memberikan pelayanan kepada Para Pencari Keadilan.

Apel sore ini menjadi momen yang mengesankan dan penuh makna, sebagai bentuk penghormatan dan perpisahan yang hangat dari keluarga besar pengadilan kepada salah satu sosok yang telah memberikan kontribusi dan teladan selama masa tugasnya.

3 1 11zon

Add comment


Security code
Refresh