header_v9.png

MOTTO PTUN Banjarmasin : MANTAP (Mandiri, Adil, Netral, Transparan, Akuntabel, Profesional) - PTUN Banjarmasin Siap Memberikan Pelayanan Yang Berkeadilan Kepada Masyarakat

Berita Terkini & Pengumuman

Written by Muhammad Rizal Kodapi on .

Written by Muhammad Rizal Kodapi on . Hits: 210

KEJUARAAN NASIONAL TENIS BEREGU XX PIALA KETUA MAHKAMAH AGUNG RI


Malang, 11 - 16 Juni 2026

Kota Malang menjadi saksi bisu kemeriahan sekaligus khidmatnya gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI yang berlangsung pada 11 hingga 16 Juni 2026. Namun, agenda akbar tiga tahunan ini tidak sekadar menjadi panggung adu fisik dan strategi di lapangan tenis. Lebih dari itu, Kejurnas ini juga sarat akan agenda pembinaan yang krusial demi memperkokoh fondasi kelembagaan dan integritas insan peradilan.

Rangkaian kegiatan monumental ini dimulai pada Kamis, 11 Juni 2026 pukul 19.00 WIB. Bertempat di ruang Ballroom Hotel Grand Mercure Malang Mirama yang representatif, digelar acara Pembinaan yang disampaikan langsung oleh Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, YM. Prof. Dr. H. Yulius, S.H., M.H.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan satuan kerja di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) dari berbagai penjuru tanah air yang tak luput pula hadir pada acara tersebut Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin Bapak Bambang Soebiyantoro, S.H., M.H. Dalam arahannya yang penuh pandangan visioner, YM. Prof. Dr. H. Yulius, S.H., M.H. menegaskan tiga pilar utama:

Menjaga Integritas: Menjadi harga mati yang tidak boleh ditawar dalam setiap aspek penegakan hukum.

Memperkuat Kepemimpinan: Pimpinan satker harus mampu menjadi nakhoda yang tangguh dan adaptif.

Kualitas Pelayanan Modern: Mendorong peradilan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat pencari keadilan dengan budaya kerja yang profesional, adaptif, dan akuntabel.

Keesokan harinya, Jumat, 12 Juni 2026, Masih di Kota Malang Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia memberikan Pembinaan Khusus sebelum upacara pembukaan (opening ceremony) PTWP dimulai.

Dalam pembinaannya, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia YM. Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. memberikan instruksi tegas yang menyentuh ranah moralitas. Beliau mengingatkan seluruh hakim dan aparatur peradilan untuk tetap menjadi insan yang bersahaja dan menjauhi gaya hidup mewah (hedonisme) yang dapat memicu sentimen negatif publik.

“Ingat, kode etik itu ranahnya lebih pada etika dan moral, bukan benar dan salah. Apa yang mungkin dianggap biasa oleh sebagian orang, tapi tidak beretika di mata masyarakat, itu harus dihindari. Apalagi kalau sikap kita menimbulkan persepsi yang tidak baik, yang tidak sesuai dengan karakter dan moral seorang hakim dan aparatur peradilan,” tegas Ketua MA RI.

Beliau juga menyoroti penggunaan media sosial di era digital. Aparatur peradilan diminta bijak dan menghindari unggahan yang bermuatan politik, memicu konflik, atau menunjukkan keberpihakan.

“Silakan bersosial media, karena itu bagian dari dinamika era digital. Tapi mari kita jadikan media sosial sebagai sarana yang bermanfaat, dengan tetap menjaga etika, martabat, dan kehormatan jabatan,” pesan beliau.

Setelah penguatan rohani dan komitmen kelembagaan selesai, Kejurnas Tenis Beregu XX Piala KMA RI resmi dibuka tepat pukul 13.00 WIB. Upacara pembukaan (opening ceremony) PTWP di Stadion Gajayana Malang ini berlangsung meriah, dibakar oleh sorak-sorai dan semangat sportivitas para peserta. setelahnya pertandingan demi pertandingan yang sengit, penuh peluh, dan strategi tinggi berlangsung maraton hingga mencapai puncaknya pada babak final tanggal 16 Juni 2026.

Perjuangan keras dan latihan disiplin akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Kontingen berhasil menyabet gelar Juara 2 Beregu Putra, sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa insan peradilan tidak hanya prima dalam pemikiran hukum, tetapi juga tangguh dalam olah raga.

Di tengah riuhnya kompetisi tenis, momen historis terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026. Rangkaian Kejurnas PTWP ini bersinergi dengan perayaan hari jadi Peradilan Militer yang ke-80 (yang sejatinya jatuh pada tanggal 8 Juni 2026).

Diselenggarakan di Kota Malang, peringatan HUT ke-80 ini mengusung tema yang sangat kuat: “Peradilan Militer Tangguh Integritas Teguh”. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Mahkamah Agung, pejabat peradilan militer, serta para tamu undangan kehormatan dari berbagai daerah.

Delapan dekade bukanlah waktu yang singkat. Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 untuk Peradilan Militer! Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang tak tergoyahkan bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui perpaduan antara pembinaan mental-spiritual, perayaan sejarah pengabdian, dan kompetisi olahraga yang sehat, Kejurnas Tenis Beregu XX di Malang tahun 2026 ini sukses menjadi momentum penting dalam mewujudkan badan peradilan yang agung, modern, dan tepercaya.(PTIP/Mrk)

ptwp1

ptwp2

ptwp3

ptwp4

Add comment


Security code
Refresh