header_v9.png

MOTTO PTUN Banjarmasin : MANTAP (Mandiri, Adil, Netral, Transparan, Akuntabel, Profesional) - PTUN Banjarmasin Siap Memberikan Pelayanan Yang Berkeadilan Kepada Masyarakat

Berita Terkini & Pengumuman

Written by Muhammad Rizal Kodapi on .

Written by Muhammad Rizal Kodapi on . Hits: 28

PEMBINAAN RUTIN DIREKTORAT JENDERAL BADAN PERADILAN MILITER DAN PERADILAN TATA USAHA NEGARA BULAN JULI


Banjarmasin, 14 Juli 2026

Dalam rangka meningkatkan disiplin, integritas, serta koordinasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi peradilan, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badimiltun) Mahkamah Agung RI kembali menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Rutin Bulanan. Acara berskala nasional ini diikuti oleh seluruh jajaran Pengadilan Militer (Dilmil) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN) baik pada tingkat pertama maupun tingkat banding di seluruh wilayah Indonesia.

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin turut serta menyukseskan jalannya pembinaan ini secara daring melalui Media Center PTUN Banjarmasin. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bapak Sarjoko, S.H., M.H. selaku Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Erly Suhermanto, S.H. selaku Wakil Ketua PTUN Banjarmasin, Jajaran Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional dan Segenap Pegawai PTUN Banjarmasin.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung, S.H., M.H., memulai pembinaan dengan memaparkan berbagai agenda strategis yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan, sekaligus memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya kepatuhan pelaporan serta ketertiban dalam penyerapan anggaran secara akuntabel.

Memasuki inti pembinaan, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung, S.H., M.H., mengangkat sebuah tema yang sangat relevan bagi aparatur sipil negara, yaitu "Hidup Sederhana". Beliau menegaskan bahwa hidup sederhana bukan berarti bersikap pelit, melainkan sebuah seni dalam menentukan skala prioritas dengan mengutamakan kebutuhan pokok (sandang, pangan, dan papan) di atas keinginan. Hal ini menjadi benteng utama agar aparatur peradilan terhindar dari gaya hidup konsumtif yang berpotensi merusak masa depan.

Beliau juga membagikan tips praktis untuk memulai pola hidup sederhana melalui formula pengendalian diri:

Merasa Cukup dan Bersyukur : Selalu menerima dengan lapang dada apa yang telah dimiliki.

Hidup Sesuai Kemampuan : Tidak memaksakan diri demi gengsi atau mengikuti tren sosial.

Mengendalikan Diri : Bijak dalam menyaring keinginan yang tidak mendesak.

Dengan menerapkan pola hidup ini, manfaat nyata yang akan diperoleh antara lain adalah kondisi finansial yang lebih sehat, terhindar dari risiko utang yang menjerat, menumbuhkan jiwa sosial untuk membantu sesama, serta menciptakan kehidupan yang lebih tenang, bahagia, dan penuh kreativitas.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Pada sesi ini, Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Sarjoko, S.H., M.H., berkesempatan menyampaikan laporan perkembangan kinerja sekaligus memberikan masukan konstruktif bagi kemajuan instansi.

Bapak Sarjoko, S.H., M.H., memaparkan bahwa demi mewujudkan capaian kinerja yang presisi dan akurat, PTUN Banjarmasin telah mengagendakan rapat monitoring berkala yang akan dilaksanakan secara rutin, dan akan dimulai pada keesokan harinya tepatnya pada hari Rabu tanggal 15 Juli 2026. Selanjutnya, beliau memberikan usulan strategis terkait penguatan organisasi di tingkat pertama, banding, Ditjen Badimiltun, hingga Mahkamah Agung.

"Agar keberhasilan capaian kinerja berdampak nyata secara menyeluruh, selayaknya diadakan pelatihan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) terpadu untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan para pimpinan. Dengan demikian, SAKIP tidak lagi sekadar menjadi bahan pelaporan administratif di atas kertas, melainkan benar-benar dijalankan dan diimplementasikan secara substantif demi kemajuan bersama di lingkungan PTUN maupun Dilmil," usul Ketua PTUN Banjarmasin.

Masukan cerdas dari Ketua PTUN Banjarmasin tersebut langsung mendapatkan tanggapan positif dari Dirjen Badimiltun. Pihak Direktorat Jenderal merespons baik dan berencana untuk mengagendakan pelaksanaan pelatihan SAKIP tersebut ke depan.

Kegiatan pembinaan rutin ini resmi ditutup oleh Dirjen Badimiltun, Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung, S.H., M.H., dengan harapan besar agar seluruh materi pembinaan, khususnya mengenai pola hidup sederhana dan peningkatan akuntabilitas kinerja, dapat melekat erat guna menguatkan integritas, profesionalitas, serta kedisiplinan bagi seluruh pegawai PTUN dan Dilmil di seluruh penjuru Indonesia.(PTIP/Mrk)

IMG 5947 11zon

IMG 5939 11zon

Add comment


Security code
Refresh