Berita Terkini & Pengumuman
PEMBINAAN RUTIN BULAN SEPTEMBER TAHUN 2026 OLEH DIREKTUR JENDERAL BADAN PERADILAN MILITER DAN TATA USAHA NEGARA
Banjarmasin, 7 September 2026
Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Dirjen Badilmiltun), Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan pembinaan rutin secara daring kepada seluruh satuan kerja pengadilan di bawah naungannya se-Indonesia. Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Sarjoko, S.H., M.H., Wakil Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Erly Suhermanto, S.H., beserta para Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, serta seluruh ASN PTUN Banjarmasin.
Dalam arahannya, Dirjen Badilmiltun menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan ajang silaturahmi antara pimpinan dan satuan kerja. Beliau turut mengimbau seluruh insan peradilan untuk senantiasa menjaga kesehatan serta kewaspadaan di tengah dampak bencana alam, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan serta musibah erupsi Gunung Anak Krakatau.
Selain menekankan pentingnya ketertiban administrasi di setiap satker, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Dirjen Badilmiltun), Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H. secara khusus menjelaskan mengenai Surat Edaran Dirjen Badilmiltun Nomor 705 Tahun 2026 sebagai pedoman resmi mengenai administrasi pemeriksaan setempat di lingkungan peradilan tata usaha negara, serta Keputusan Dirjen Badilmiltun Nomor 694 Tahun 2026 yang mengatur tentang Pedoman Penomoran Perkara di Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara. Dalam kesempatan tersebut, diumumkan pula perihal publikasi Buku II beserta kedua peraturan baru tersebut yang berfungsi sebagai pedoman teknis beracara di Peradilan Tata Usaha Negara.
Selain menekankan pentingnya ketertiban administrasi di setiap satker, Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H. juga mendorong setiap pengadilan untuk mengajukan minimal dua kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) guna memperkuat kapasitas pengetahuan dan kualitas putusan para hakim. Agenda pembinaan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif serta membangun antara Ketua PTUN Banjarmasin dan Dirjen Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Dialog konstruktif dalam sesi ini diharapkan dapat menunjang akselerasi pembangunan PTUN Banjarmasin menuju Badan Peradilan yang Agung, sekaligus menyelaraskan langkah dan komitmen dalam mewujudkan visi dan misi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara.(PTIP/Mrk)


