header_v9.png

MOTTO PTUN Banjarmasin : MANTAP (Mandiri, Adil, Netral, Transparan, Akuntabel, Profesional) - PTUN Banjarmasin Siap Memberikan Pelayanan Yang Berkeadilan Kepada Masyarakat

Keikutsertaan Bimtek dan Diklat

Written by Muhammad Rizal Kodapi on .

Written by Muhammad Rizal Kodapi on . Hits: 601

PELATIHAN TEKNIS YUDISIAL PANITERA PENGGANTI LINGKUNGAN PERADILAN TATA USAHA NEGARA SELURUH INDONESIA


Banjarmasin, 15 - 26 Juni 2026

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan memperkuat core kompetensi tenaga teknis peradilan, Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peradilan sukses menyelenggarakan Pelatihan Teknis Yudisial Panitera Pengganti Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) Seluruh Indonesia.

Pelatihan strategis ini diikuti oleh 30 orang Panitera Pengganti terpilih yang mewakili berbagai satuan kerja PTUN dari Sabang sampai Merauke. Guna memastikan penyerapan materi yang optimal, diklat kali ini dikemas dalam metode blended learning yang dibagi menjadi dua tahapan intensif:

Tahap I: Mandiri E-Learning (15 s.d. 19 Juni 2026) Pada tahap awal ini, para peserta dituntut melakukan pembelajaran secara mandiri melalui platform e-learning Mahkamah Agung dari kedudukan satuan kerja masing-masing. Tahap ini menguji kedisiplinan dan kemandirian peserta dalam mendalami materi dasar secara digital.

Tahap II: Pembelajaran Klasikal (22 s.d. 26 Juni 2026) Setelah menyelesaikan fase daring, seluruh peserta berkumpul secara tatap muka di Kampus Pusdiklat Mahkamah Agung RI (Mahkamah Agung Corporate University), Jalan Cikopo Selatan, Desa Sukamaju, Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Di kawasan yang asri ini, peserta mengikuti pendalaman materi, diskusi kasus, dan simulasi teknis yudisial.

Di antara 30 peserta yang hadir, perwakilan dari Kalimantan Selatan, yaitu Panitera PTUN Banjarmasin, Bapak Budiyono, S.H., M.M., menunjukkan komitmen yang luar biasa. Beliau mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat tertib dan penuh dedikasi, mulai dari membagi waktu di tengah kesibukan satker saat fase e-learning, hingga proaktif dalam setiap sesi diskusi interaktif pada fase klasikal di Megamendung. Kehadiran dan disiplin tinggi yang ditunjukkan oleh Bapak Budiyono, S.H., M.M., menjadi cerminan semangat aparatur PTUN Banjarmasin dalam membawa perubahan positif bagi institusi.

Momentum penting terjadi pada sesi pembelajaran klasikal, di mana para peserta mendapatkan kehormatan besar dengan hadirnya Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badilmiltun) Mahkamah Agung RI, Bapak Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H. Bertindak langsung sebagai pengajar, Bapak Dirjen Badilmiltun memanfaatkan sesi ini untuk memberikan penguatan materi yudisial, sekaligus berbagi pengalaman berharga di dunia peradilan. Beliau memaparkan berbagai kebijakan strategis terkini terkait penyelenggaraan peradilan tata usaha negara di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi peradilan berbasis teknologi dan transparansi hukum.

Melalui pelatihan dua tahap ini, diharapkan para Panitera Pengganti yang kembali ke daerah masing-masing termasuk PTUN Banjarmasin dapat membawa pemikiran baru, peningkatan keahlian hukum, serta semangat pengabdian yang lebih tinggi demi terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung. (PTIP/Mrk)

bpsi1

bpsi2

bpsi3